Samadua, 4 Oktober 2025 – Dalam rangka pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Sehat Jiwa dan Ragaku”, SMA Negeri 1 Samadua mengadakan kegiatan memasak makanan dan minuman sehat yang diikuti oleh siswa-siswi kelas XII pada hari Jumat, 4 Oktober 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa mengenai pentingnya mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga melatih keterampilan hidup (life skills) serta membentuk karakter mandiri, kreatif, dan peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok, dan masing-masing kelompok diminta untuk menyiapkan menu sehat yang terdiri dari makanan utama, camilan sehat, serta minuman segar berbahan alami. Bahan-bahan yang digunakan dipilih dari bahan lokal yang mudah didapat, seperti ikan, ayam, sayuran segar, buah-buahan, umbi-umbian, dan rempah-rempah.
suasana penuh semangat dan kekompakan antar siswa. Selain memasak, setiap kelompok juga mempresentasikan manfaat gizi dari menu yang mereka buat, menjelaskan kandungan nutrisi, serta alasan pemilihan bahan-bahan tersebut.
Wali kelas dan guru pendamping turut berperan aktif membimbing proses memasak dan memberikan arahan mengenai pentingnya pola makan sehat sejak usia remaja. Di akhir kegiatan, makanan yang telah disiapkan dinikmati bersama dalam suasana kekeluargaan.
Menurut Kepala SMA Negeri 1 Samadua, [Bapak Masrial, S.Pd, MM], kegiatan ini merupakan wujud nyata pembelajaran kontekstual yang tidak hanya mengembangkan pengetahuan siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai hidup sehat dan gotong royong.
“Kegiatan seperti ini menjadi sarana yang sangat efektif untuk menanamkan kesadaran hidup sehat kepada siswa. Selain belajar teori, mereka juga langsung mempraktikkan cara memilih dan mengolah makanan bergizi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat lebih peduli terhadap gaya hidup sehat serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Proyek ini juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang beriman, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.





